KIAT MEMILIH SMP TERBAIK

Pengumuman kelulusan murid sekolah yang telah menuntaskan Ujian Nasional satu persatu diumumkan. Kami ucapkan selamat jika buah hati Anda telah lulus sekolah dan akan melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Dengan hasil yang telah keluar, sekarang giliran Anda yang sedikit bingung menentukan sekolah mana yang cocok untuk sang buah hati. Memilih sekolah tentu tak boleh sembarangan dan Anda menginginkan sekolah terbaik.Memilih sekolah favorit sering dilakukan para orang tua. SMP favorit atau SMA favorit menjadi incaran banyak orang. Sekolah-sekolah yang dikenal mampu menghasilkan lulusan terbaik dengan nilai tinggi tentu menjadi sasaran para orang tua untuk menitipkan pendidikan anak-anak mereka. Apakah label sekolah favorit saja cukup? Anda harus mempertimbangkan beberapa poin berikut!

Kredibilitas Sekolah
Sekolah favorit tentu memiliki kredibilitas yang baik, langganan juara dan segudang prestasi yang tampak menjanjikan. Anda tidak perlu repot mempertanyakan kredibilitas sekolah favorit. Tetapi jika Anda melirik sekolah lain di luar daftar sekolah favorit, maka Anda harus melakukan penelusuran mengenai sekolah tersebut. Apa saja prestasi yang telah dihasilkan, bagaimana perilaku murid-murid yang diajar, bagaimana kredibilitas para pengajar dan lain sebagainya.

Fasilitas Sekolah
Anda juga harus cermat memilih sekolah dengan berbagai fasilitas yang memang dibutuhkan buah hati Anda sebagai media belajar. Periksa apakah sekolah yang akan Anda pilih memiliki laboratorium untuk praktik berbagai pelajaran, misalnya Fisika, Biologi dan Kimia, juga fasilitas ruang bahasa, ruang komputer, lapangan olahraga, kantin yang sehat, kamar mandi yang bersih dan lain sebagainya.

Kesiapan Dana
Semakin lengkap dan favorit sebuah sekolah, biasanya akan mengajukan biaya yang tidak sedikit. Periksa kembali kesiapan dana Anda dan cocokkan dengan daftar biaya yang diberikan sekolah. Minta data yang lengkap dari pihak sekolah, tak hanya dana yang harus dibayar pada awal tahun ajaran, tetapi juga biaya apa saja yang harus dikeluarkan selama anak Anda bersekolah di sana.

Lokasi Sekolah
Apakah sekolah cukup jauh dari rumah? Berapa waktu yang dibutuhkan anak untuk mencapai sekolah? Sarana apa yang bisa dipakai anak untuk mencapai sekolahnya? Apakah sarana itu cukup mudah? Pertimbangan ini tentu harus Anda perhatikan, mengingat anak Anda harus ke sekolah hampir setiap hari dan lamanya perjalanan bisa menjadi penghambat proses belajar. Faktor kelelahan dan banyaknya aktivitas anak di sekolah yang berkaitan dengan lokasi sekolah harus Anda pertimbangkan.

Kemampuan Anak
Siapa yang tidak bangga jika buah hati mampu menjadi salah satu murid di sekolah terbaik atau sekolah favorit? Tetapi Anda yang paling tahu kemampuan anak-anak Anda. Jika anak Anda sering mengalami kesulitan mengejar nilai-nilai pelajaran, memaksanya masuk ke sekolah favorit bisa menyebabkan stres dan tekanan yang bisa menyebabkan nilai-nilai pelajarannya makin berantakan. Diperlukan kebijaksanaan Anda di sini untuk memilih sekolah mana yang lebih tepat dengan kemampuan Anak Anda.

source taken from : http://www.vemale.com/relationship/keluarga/13110-tips-memilih-smp-atau-sma-untuk-anak.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIPS UJIAN NASIONAL

Adik-adik sekalian, sebentar lagi kita mau ujian nasional lo, terutama untuk kelas ujung, kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan tentunya kelas 12 SMA, tapi jangan stress dulu ya..senyum dong J karena kak Didik akan memberikan beberapa bocoran tips agar sukses ujian nasional 2013. Mau tau gak?kasih tau gak ya..atau mau tau aja atau mau tau banget…hehehe..
Ok tips sukses ujian nasional 2013 adalah

1. Mulai Sekarang Jadikan Waktumu Dengan Membahas Soal Minimal Sebanyak 50 Soal/Hari
Sekarang itu bukanlah saatnya adik-Adik membaca pelajaran lagi, menghafalnya, mendatanya, namun mulai sekarang beranilah untuk membahas soal, beranilah untuk membuka soal-soal UAN kemudian jawablah sol tersebut, Bahas sebanyak 50 Soal/hari, emang kelihatannya berat, namun kalau udah dijalani 50 itu sangatlah sedikit. Ok kita atur waktu adik-adik sekalian dengan belajar
Contoh : Setelah Salat Subuh = Bahas 10 Soal
Istirahat Di Sekolah = Bahas 5 Soal
Habis Ashar = Bahas 25 Soal (Datang ke Primagama biar tidak Terasa)
Sebelum Tidur = Bahas 10 Soal
Gampang kan, sekarang coba mulai sekarang adik-adik harus punya komitmen, jika semangat adik-adik berkurang, adik-adik bisa datang ke Bimbingan belajar terdekat atau ke sekolah masing-masing, tanyakan semua soal yang adik rasa tidak tahu untuk menjawabnya, belajar terus, Jadikan belajar adalah makanan kedua adik-adik dari sekarang. OK. Kak Didik jamin Sukses akan menunggumu.

2. Tinggalkan Kebiasaan Yang Dirasa Tidak Bermanfaat
Untuk sementara, hapuslah semua kegiatan-kegiatan adik-adik yang tidak ada manfaatnya, misal : Bergadang, Pacaran, Nonton TV, Facebookan, Tapi Semua ada batasnya ya, adik-adik bisa lakukan itu semua asalkan jangan sampai berlebihan. Atau tinggalkan sama sekali.

3. Latihan Soal-Soal UAN dari Buku Prediksi atau Soal Tahun Lalu Hingga 5 Tahun Yang Lalu
Bahaslah soal-soal dari prediksi atau soal dari buku UAN tahun lalu hingga 5 tahun yang lalu, jika adik-adik ada yang belum paham dengan soalnya, adik bisa tanya ke teman atau tanya ke tentor yang adik rasa bisa menjawab soal tersebut. Lakukan itu terus menerus hingga UAN tiba, ingat lo adik-adik, lebih baik bersakit-sakit dahulu kemudian bersenang-senang, ya tentunya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dengan mendapatkan nilai UAN 100.

4. Banyak Berdoa dan Jadikan Semua Itu Adalah Pelajaran Terbaik Bagi Adik-Adik
Sebesar apapun usaha anda tapi jika tidak di dampingi dengan do’a, saya rasa semua sama saja, karena Allah lah yang menentukan semuanya, jadi adik-adik harus minta sama Allah, agar usaha yang dilakukan oleh adik-adik sekalian sesuai dengan hasilnya. Begini, kak didik punya cerita tentang monyet, lo kok tentang monyet?emang hubungannya apa belajar dengan monyet?”sambil marah-marah”,hehehe sabar ya, begini ceritanya. Suatu ketika ada monyet sedang memanjat sebuah pohon untuk mengambil pisang, tiba-tiba ada angin topan datang, monyetnya tidak jatuh, ia berpegang kuat dengan pohon tersebut, ketika ada angin puting beliuang, ia juga tidak jatuh, justru semakin kuat pegangan monyet tersebut, ada gempa juga,tsunami, ia tetap diatas pohon dan tidak jatuh. Tapi adik-adik sekalian tiba-tiba datanglah angin yang sangat lembut, sangat indah, sepoi-sepoi, datang menyerang ubun-ubun si monyet tersebut, dan monyet tersebut lama-kelamaan ngantuk dan jatuh. Nah dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa adik-adik juga harus tahu bahwa nilai-nilai yang jelek yang sering datang kepada adik-adik sekalian, justru itu akan membuat adik-adik menjadi lebih belajar lagi, berdo’a dan tidak sombong. Namun orang sering lupa ketika ia merasa pintar dan nilainya selalu bagus, dan ia pun justru sering lalai dan kemudian jatuh dan nilainya buruk atau tidak lulus Ujian. Mudah-mudahan kita semua jauh dari sifat itu, dan kalau adik-adik belajar dan berdo’a, InsyaAllah nilai adik-adik akan sangat memuaskan.

5. Jaga Kesehatan
Apapun itu, jika adik-adik sakit, yang ada justru adik tidak bisa konsentrasi dengan baik, adik-adik tidak bisa berpikir, jiwa lemas, hati lemas. Oleh karena itu jaga kesehatan, karena kesehatan itu mahal, Jaga kesehatan disini artinya adalah adik-adik bisa melakukan pola makanan sehat, pola hidup sehat.
Berikut beberapa contoh kegiatan menyehatkan :
1. Tidak Mengkonsumsi Jajanan Pasar Yang Belum Jelas Kualitas Kesehatannya
2. Olahraga di Pagi Hari, Tidak Usah Lama-Lama, 15 Menit Saja.
3. Makan Secara teratur, Yaitu Makan 3 Kali, Sarapan, Makan Siang dan Makan Malam.
4. Mulai Mengkonsumsi 4 Sehat 5 Sempurna : Nasi, Daging, Sayur-Sayuran, Buah-Buahan, dan Susu.
5.  Jangan Bergadang, jangan Merokok, jangan Mabuk-Mabukkan, Narkotika dll.

6. Buat Jadwal Belajarmu dan Harus Konsisten
Begini, adik-adik pernah tidak merasakan hal semacam ini? lagi belajar matematika ingat kimia, lagi belajar kimia ingat fisia, lagi belajar fisika ingat matematika, aduh emakkkkkkkkkkkkk tolooooong…hehehe dan seterusnya. Ini artinya adik belum mengatur jadwal belajar adik-adik dengan baik, dan ingat mengatur jadwal disini juga harus sesuai dengan Prioritas. Misal dalam 50 soal pembagiannya yaitu 30 matematika, 10 fisika, dan 10 kimia, atau hari ini 50 matematika, besok 50 fisika, dan seterusnya. Sehingga tidak ada jadwal yang tabrakan. Hari ini belajar matematika 50 soal, maka adik-adik harus konsisten dengan menjawab hari ini 50 soal. Ok mulai dilakukan ya.

7. Jangan Stress
Orang yang stress adalah orang yang lebih banyak berpikirnya daripada action nya atau tindakannya, belum ujian aja adik udah stres berarti adik udah kalah sebelum bertanding. Jangan stress, lakukan, jalani, jangan dibebani, lakukan lagi, jalani, jangan dipikiri, lakukan, jalani, jangan melihat hasilnya dulu, lakukan, jalankan, jangan prasangka buruk dulu, lakukan, jalani, itu lebih baik daripada adik berpikir mulu tentang UAN tapi tidak ada actionnya, malah yang ada justru adik akan stress. Tetap santi tapi Waspada dan Percaya Diri.

8. Prasangka Baik dan Niat Yang Baik
Ingat adik-adik, semua itu harus di mulai dengan prasangka baik dan niat yang baik pula, kalau prinsip kak didik adalah “Allah itu bergantung pada prasangka hambanya”. Maka kalau adik sendiri udah prasangka buruk dengan Allah bahwa nanti nilai adik jelek, yang ada malah terkabulkan yaitu jelek. Tapi jika adik-adik sekalian punya niat dan prasangka yang baik dengan Allah, maka yakinlah adik akan sukses ujian Nasional 2013 nanti.

9. Ketika Belajar Carilah Soal-Soal Yang Mudah kemudian Baru Yang Susah
Nah, adik-adik kan pasti sering menemui soal yang diras mudah, soal yang dirasa susah. Maka carilah soal yang mudah dahulu, kemudian jawablah soal tersebut, kemudian jika adik-adik merasa soal tersebut yang gampang tadi sudah sangat paham, maka beralihlah ke soal sedikit lebih susah, kemudain soal yang susah. Jangan terbalik lo, kalau terbalik yang ada justru membuat adik-adik merasa bosan dan membuat adik malas untuk melanjutkan pelajarannya lagi.

10. Buku Soal-Soal Jangan Dicoret Jawabannya Di Buku Soal Tersebut
Secara psikologi menunjukkan bahwa jika buku soal punya adik tersebut adik coret, yang ada justru adik-adik tidak akan menjawab soal yang sama karena soal tersebut merasa sudah dibahas. Nah itu sangat fatal sekali, mengapa selalu kak didik katakan bahwa soal jangan dicoret di buku soalnya, namun cari kertas kosong untuk bahas disitu dan bahaslah soal tersebut dan jawab dilembar itu juga. Setelah adik-adik menjawab semua soal, besok-besok adik bisa melihat kembali buku tersebut, maka adik-adik akan merasa tertantang untuk menjawab soal tersebut karena soal itu masih bersih tidak ada coretan-coretan jawaban

source taken from :http://edukasi.kompasiana.com/2013/01/10/10-tips-sukses-ujian-nasional-2013-523205.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS